Semarang -
Peristiwa tawuran itu terekam dalam video yang beredar di WhatsApp. Lokasi tawuran diketahui di sekitar Taman Indonesia Kaya. Dalam video 6 detik itu terlihat sejumlah anak membawa senjata seperti celurit dan sabuk berkepala gir.
Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Albertus Recky Robertho membenarkan adanya peristiwa tawuran pelajar tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan salah satu anak dibawa ke RS Roemani karena luka diduga terkena benda tajam.
Polisi yang mendapatkan informasi tawuran tersebut langsung menuju ke lokasi namun para pelajar itu sudah lari. Setelah dilakukan penyisiran, sejumlah anak berhasil diamankan.
"Setelah kita mendapatkan informasi adanya tawuran ini, anggota langsung melakukan penyisiran dan berhasil kita amankan," katanya.
"Sebagian lari di Pleburan, di RS Roemani. Anak tersebut bisa ketangkap dan ada korban ternyata," ujar Untung.
Saat ini kepolisian masih mendalami peristiwa tawuran pelajar itu.
0 comments:
Posting Komentar