Sabtu, 21 Agustus 2021

Suara Pedagang Pasar Pagi Jakbar Selama PPKM Level 4



Jakarta - 

Pedagang masih mengeluhkan minim pendapatan selama penerapan PPKM level 4 di Jakarta. Mereka berharap kebijakan PPKM tak dilanjut.

Jajang (46), seorang pedagang mainan anak mengaku kerap kali mendapat teguran petugas saat berjualan. Waktu untuk berdagang jadi tak menentu.

"Saya nggak nentu. Kalau mau buka, ya buka, kalau mau nutup, ya nutup. Kadang kan ditegur juga sama petugas," ujar Aman kepada wartawan, Minggu (22/8/2021).






"Ya saya sih maunya berhenti ya. PPKM nggak PPKM kayanya sama aja. Yang di rumah, yadi rumah, yang harus keluar kaya saya ya memang harus keluar nyari duit," ungkapnya.

Aman mengaku baru sekali mendapat bantuan sosial dari pemerintah. Dia juga sudah divaksin. Dia berharap situasi bisa segera normal.

"Saya sih pengennya hidup normal aja kaya sebelum Corona. Semua sehat sehat. Udah itu aja," tutur Aman.

Hal senada diutarakan Purno (69), pedagang mainan anak. Dia ingin ada aturan yang jelas dan mendapatkan bantuan jika PPKM terus diperpanjang.

"Ya kalau aturannya jelas dan masyarakat dibantu sih saya setuju aja. Namanya juga biar ngurangin angka yang nularnya, tapi kalau nggak jelas sih lebih baik distop aja. Mau makan apa juga bingung karena nggak ada pemasukan," ungkap Jajang.

Dias berharap agar pandemi cepat selesai dan bisa normal kembali.

"Semoga coronanya cepet selesai biar kita bisa aktivitas lagi kaya kemarin. Kan enak tuh kemana- mana gak pake masker kemarin mah," ungakap Jajang.




0 comments:

Posting Komentar