Kondisi puluhan orang tua jompo di Panti Asuhan Welas Asih, Tasikmalaya hidup prihatin selama Pandemi COVID-19 melanda. Mayoritas sudah tidak lagi diperhatikan keluarganya.
"Di kami ada 100 orang tua jompo sebenarnya tapi kami sekarang batasi hanya 50 saja karena pandemi rentan terkena beliau beliau itu," kata Eka Sukmawati, pengelola Panti Welas Asih, Jumat 27/08/21).
"Bahkan sampai meninggal dunia tinggal di panti jompo ini. Jadi jarang ada yang dibawa lagi keluarga nya," jelasnya.
Selama pandemi COVID-19, terang dia, kebutuhan para lansia lebih kepada vitamin dan sekarang diberikan kepada para lansia.
"Jadi bagi pengelola sebagai cermin, bahwa ternyata bukan hanya dari dongeng saja. Banyak orang yang harus diperhatikan," ujarnya.
Seorang jompo mengaku sudah tiga tahun menetap di Panti. Dia tidak lagi dikunjungi anaknya yang ikut suami di Jambi.
Prihatin dengan kondisi orang tua jompo, Polwa Polres Tasikmalaya yang dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono berikan bantuan sembako.
"Bertepatan dengan peringatan Hut Polwan ke-73 yang diperingati setiap 1 September, di tahun 2021, Polwan Polres Tasikmalaya menggelar bakti sosial memberikan bantuan kepada para jompo di Panti Jompo Welas Asih, Singaparna."Kata Rimsyah.
"ParaPolwan, memberikan bantuan berupa sembako, kemudian berinteraksi dan komunikasi. Kita mengetahui bahwa ada banyak panti jompo, ke depannya kita akan rutin berkunjung, menyampaikanprokes dan himbauan, termasuk bantuan," kataRimsyah.
Benar Nakes kita Vaksin sekarang. Vaksin ketiga atau booster pakai moderna," Kata Iman Firmansyah, Dirut RSUD SMC Tasikmalaya di kantornya.
Iman menambahkan target sasaran nakes yang akan divaksin mencapai 851 Nakes. Hingga saat ini, setidaknya tercatat 389 Nakes sudah mendapatkan vaksin tambahan.
Salah satu Nakes yang mendapatkan vaksin tambahan, Ridwan mengatakan, ia sangat menyambut baik adanya vaksin tambahan. Karena selama ini, ia berhadapan langsung dengan sejumlah pasien yang terpapar Covid-19. Meski beberapa orang nakes alami gejala usai vaksin. Demam, pusing, lemas hingga tidak nafsu makan.
"Ini upaya saja, apalagi saya bekerja berhadapan langsung dengan pasien yang positif. Meski katanya ada efek samping, tapi sejauh ini belum terasa apa-apa," ucap Ridwan.

0 comments:
Posting Komentar