Palembang, Indonesia -- Kejati Sumatera Selatan dan kuasa hukum membantah kabar tentang tersangka dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya, Ahmad Nasuhi yang hilang ingatan. Mereka menyatakan kondisi Ahmad Nasuhi saat ini sering mengeluh lemah akibat penyakit hidrosefalus dan aneurisma yang dideritanya sejak lama. toga4d Sebelumnya viral di media sosial kabar tentang Ahmad Nasuhi yang mengalami hilang ingatan pasca penetapan tersangka dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya Palembang.toga4d "Kabar hilang ingatan itu salah, saya tidak pernah bilang seperti itu ke media. Namun karena penyakitnya itu kalau tidak dirawat, bisa menyebabkan stroke, hilang ingatan, bahkan kematian," ujar Pengacara Ahmad Nasuhi, Ridho Junaid toga4d
Ridho menjelaskan, pada 2019 Nasuhi sempat menjalani operasi di salah satu rumah sakit di Singapura atas kedua penyakitnya tersebut. Ridho berujar, hidrosefalus menyebabkan penumpukan cairan di otaknya dan aneurisma menyebabkan terjadinya pembengkakan pembuluh darah di otak.Itu bisa stroke, lupa ingatan, dan menyebabkan kematian," ujar dia toga4d .
Kondisi kesehatan Ahmad Nasuhi memburuk karena mengalami tekanan saat diperiksa oleh penyidik kejaksaan dan pasca ditahan. Hal tersebut memicu gejala sakit kepala dan mual yang sering dialaminya saat masa tahanan di Rutan Pakjo. Saat ini, Ahmad Nasuhi menjalani masa penahanan selagi menunggu proses hukumnya di persidangan. toga4d Saat penyidikan sebelum ditetapkan tersangka pun, ujar Ridho, pemeriksaan dilakukan lebih lambat dari biasanya karena tekanan yang timbul akibat pemeriksaan tersebut mempengaruhi kesehatan Nasuhi.Saat ini pihaknya tengah berdiskusi dengan keluarga untuk membawa ke rumah sakit dan dokter yang mana karena kliennya yang lebih tahu dokter mana yang sudah biasa menangani dirinya. Setelah itu, pihaknya akan menyampaikan ke dokter rutan dan berkoordinasi dengan kejaksaan agar bisa melakukan pengawalan saat Nasuhi berobat. toga4d Sementara itu Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan hal serupa toga4d .
"Saat diperiksa kan ditanya apakah saudara sehat, sehingga pemeriksaan bisa dilakukan. Hingga saat ini kita pun belum mendapatkan laporan dari rutan kalau yang bersangkutan sakit," ungkap dia. toga4d
Sebagai informasi, Ahmad Nasuhi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Sumsel, Rabu (16/6). Kasus tersebut diduga menyebabkan kerugian negara Rp116 miliar toga4d .
Empat orang tersangka sudah menjalani persidangan yakni Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Eddy Hermanto, Ketua Panitia Divisi Lelang Syarifudin, Project Manager PT Yodya Karya sebagai kontraktor Yudi Arminto, dan Kerjasama Operasional (KSO) PT Brantas Abipraya-PT Yodya Karya Dwi Kridayani.toga4d Sementara Mukti Sulaiman, mantan Sekda Sumsel era Gubernur Alex Noerdin yang ditetapkan tersangka di hari yang sama dengan Nasuhi masih menunggu jadwal persidangan. toga4d Nama Alex Noerdin pun turut terseret dalam dugaan korupsi tersebut. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejati Sumsel dalam sidang perdana empat tersangka kasus korupsi ini, Alex Noerdin disebut menerima fee sebesar Rp2,34 miliar dan uang sewa helikopter Rp300 juta dari PT Brantas Abipraya dan PT Yodya Karya yang menjadi pemenang tender pembangunan masjid tersebut toga4d
0 comments:
Posting Komentar