Kamidi warga Pundong 3, salah satunya. Usai menerima duit ganti rugi pada pertengahan Agustus ini, ia pun kini jadi miliarder baru.
Kakek berusia 83 tahun itu sejak 1962 merantau ke Sumatra dan baru kembali ke rumah asalnya sejak tiga bulan lalu untuk mengurus administrasi pencairan dana. Ia mengaku mendapatkan duit ganti rugi proyek tol sebesar Rp 4,5 miliar.
Akan tetapi, Kamidi kemudian memberikan nasihat agar menggunakan uang itu untuk kembali beli tanah atau rumah saja. Ia melarang anaknya agar jangan foya-foya.
Miliarder lain di Padukuhan Pundong 3 yakni Sumarsih yang rumahnya persis di sebelah rumah Kamidi. Dikatakan Sumarsih, ia menerima duit ganti rugi sekitar Rp 2 miliar.
"Dapatnya miliaran tapi nggak sampai Rp 3 miliar. Kenanya 650 meter persegi. Itu rumahnya habis semua," kata Sumarsih.
Sama seperti Kamidi, ia lebih memilih membelanjakan uangnya untuk membeli tanah dan membangun rumah.
Ya buat pindah rumah, sudah ada gambaran pindah ke mana tapi belum pasti (lokasinya)," kata ibu yang sudah tinggal di Pundong 3 selama 50 tahun ini.
Selain itu, duit ganti rugi itu nantinya akan dibagi kepada saudara-saudaranya yang lain. "Ya nanti duitnya buat beli tanah itu dan dibagi ke saudara-saudara, ya habis," ucapnya.
Dihubungi terpisah, Dukuh Pundong 3 Pekik Basuki mengatakan di wilayahnya ada 45 bidang tanah yang terdampak. Termasuk 2 bidang tanah miliknya.
"Pundong 3 itu ada 45 bidang yang terdampak, kalau rumah ada 25 rumah. Punya saya kena, ada lahan seluas 2.400 meter persegi milik istri saya dan kakaknya. Kemudian milik saya itu 500 meter persegi," kata Pekik saat dihubungi wartawan hari ini
Total dari 2 bidang tanahnya yang terkena tol, ia mendapat ganti rugi mencapai Rp 10 miliar
Yang 2.400 meter persegi itu RP 9 miliar lebih, dan lahan milik saya 500 meter persegi itu Rp 1,05 miliar," ungkapnya.
Pekik mengatakan di daerahnya warga yang digusur tol dapat ganti rugi sebesar Rp 5 miliar. Akan tetapi, ada yang sampai menerima duit ganti rugi sebesar Rp 12 miliar.
"Ada yang sampai Rp 12 miliar, itu milik tetangga saya tapi bangunannya banyak itu, ada kolam renangnya juga. Kalau warga ya rata-rata yang dapat Rp 5 miliar itu banyak," ungkapnya
Menurutnya, harga yang didapatkan warga masih berada di atas harga pasaran. Walaupun, diakuinya ada perbedaan perhitungan harga tanah tiap-tiap warga.

0 comments:
Posting Komentar